Kalkulator Biaya Bangun Solo Raya
Isi panjang dan lebar lahan, lalu luas atap lantai 1. Luas tanpa atap, KDB, dan total biaya ikut terhitung. Gratis, tanpa daftar.
Atap mulai Rp2.500.000/m2Tanpa atap mulai Rp1.500.000/m2

Masukkan ukuran tiap lantai
Lahan menjadi acuan, lalu atap yang dibangun di atasnya. Luas tanpa atap dihitung otomatis dari selisih keduanya.
Lantai 1
Lahan yang akan dibangun. Dasar semua perhitungan.
Luas 0 m2
Bagian lantai dasar yang sudah ada atapnya.
Luas 0 m2
Contoh: tanah 20 x 10 m, atap lantai 1 15 x 10 m, sisanya 50 m2 menjadi luas tanpa atap. Kalau ditambah lantai 2, luas tanahnya mengikuti lantai 1 dan tarifnya naik Rp500.000 per m2.
Estimasi biaya bangun
Hasil hitungan muncul di sini
Isi panjang dan lebar tanah, lalu luas atapnya. Semua biaya dan luas tanpa atap terisi otomatis per lantai.
Minta RAB lengkap dari hasil hitungan ini
Angka di kalkulator ini adalah patokan borongan, belum termasuk kondisi lahan, pilihan material, dan detail desain. Survei kami gratis, lalu RAB dihitung per item pekerjaan.
Dua angka yang perlu Anda pahami
Luas atap dan luas tanpa atap dihitung dengan tarif yang berbeda, jadi pemisahan ini menentukan berapa biaya proyek Anda.
Luas tanah
Lahan yang akan dibangun, diukur dari batas pagar atau patok. Diinput di setiap lantai karena tapak tiap lantai bisa berbeda. Lantai atas maksimal sama dengan lantai bawahnya.
Contoh: tanah 20 x 10 meter berarti 200 m2.
Luas atap
Bagian yang dibangun dan sudah ada atapnya. Boleh berbeda tiap lantai, karena lantai 2 sering dibuat lebih kecil dari lantai dasar.
Ada lantai, dinding, dan atap. Menghitung tarif penuh.
Luas tanpa atap
Bagian yang hanya lantai dan dinding, tanpa atap. Dihitung otomatis setiap lantai dari luas tanah lantai itu dikurangi luas atapnya, dengan tarif yang lebih rendah.
Tidak termasuk biaya atap, plafon, dan talang.
Tarif naik Rp500.000 setiap lantai
Beban yang ditanggung lantai di atas makin berat, jadi tarif per meter naik untuk setiap lantai tambahan. Luas atap tiap lantai boleh berbeda, dan biaya dihitung terpisah untuk tiap lantai.
Baca panduan lengkap biaya bangun per meter| Lantai | Luas atap | Tanpa atap |
|---|---|---|
| Lantai 1 | Rp2.500.000 | Rp1.500.000 |
| Lantai 2 | Rp3.000.000 | Rp2.000.000 |
| Lantai 3 | Rp3.500.000 | Rp2.500.000 |
| Lantai 4 | Rp4.000.000 | Rp3.000.000 |
Semua angka per meter persegi, dan keduanya naik Rp500 ribu tiap lantai. Luas tanpa atap dihitung per lantai dari luas tanah lantai itu dikurangi luas atapnya.
Pertanyaan Umum
Kenapa luas tanpa atap dihitung otomatis?
Karena luas tanpa atap adalah bagian dari lahan yang dibangun lantai dan dindingnya, tapi atapnya belum ada. Di kalkulator ini luas itu diambil dari selisih luas tanah dengan luas atap pada lantai yang sama, jadi bisa dihitung di semua lantai. Contohnya tanah 20 x 10 meter dan atap lantai 1 15 x 10 meter, maka sisanya 5 x 10 meter atau 50 m2 yang dihitung sebagai luas tanpa atap.
Kenapa tarifnya naik setiap lantai?
Karena beban yang ditanggung lantai di atas makin berat. Tarif lantai 1 untuk luas atap mulai Rp2,5 juta per m2, dan luas tanpa atap mulai Rp1,5 juta per m2. Tiap lantai di atasnya naik Rp500 ribu untuk keduanya, jadi atap lantai 2 mulai Rp3 juta dan tanpa atap mulai Rp2 juta. Luas atap tiap lantai boleh berbeda, jadi biaya tiap lantai dihitung terpisah dari luas dan tarifnya sendiri.
Kenapa luas tanah diinput di setiap lantai?
Karena tapak tiap lantai bisa berbeda. Lantai 1 biasanya mengikuti seluruh lahan, sedangkan lantai 2 sering dibuat lebih kecil atau mundur ke belakang. Karena itu luas tanah diinput per lantai, dengan luas tanah lantai atas otomatis mengikuti lantai bawahnya dan tidak boleh lebih besar dari lantai 1. Kalau Anda menambah lantai baru, luas tanahnya sudah terisi otomatis dan tinggal disesuaikan bila memang berbeda.
Apakah hasil hitungan kalkulator ini sama dengan RAB resmi?
Belum sama. Kalkulator ini menghitung dari tarif borongan per meter persegi, jadi hasilnya adalah patokan awal untuk menentukan anggaran. RAB resmi menghitung per item pekerjaan dan baru bisa disusun setelah survei lahan, karena kondisi tanah, lebar jalan akses, dan pilihan material sangat menentukan harga akhir.
Bagaimana cara menghitung KDB?
KDB atau Koefisien Dasar Bangunan adalah perbandingan luas seluruh lantai dasar bangunan dengan luas lahan pertimestampan, dikalikan 100 persen. Jadi luas atap lantai 1 dibagi luas tanah, lalu dikalikan 100. Hanya lantai dasar berkem atap yang dihitung, sesuai definisi pada Perda Kota Surakarta tentang Bangunan Gedung.
Batas KDB di Solo Raya berapa persen?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk seluruh Solo Raya. Batas maksimum KDB dan KLB ditetapkan per zona melalui Rencana Rinci Tata Ruang dan Peraturan Zonasi, dan angka yang berlaku di lahan Anda adalah hasil pemeriksaan KKPR atau KRK untuk lahan tersebut. Kami bantu memeriksa saat survei lahan, gratis.
Apakah tarif borongan ini sudah termasuk jasa kontraktor?
Sudah. Angka borongan di halaman ini termasuk material dan tenaga kerja sekaligus, dari pondasi sampai serah terima. Kalau Anda ingin membeli material sendiri, hitungannya berbeda dan perlu dibicarakan lebih dulu, karena daftar material dan merek yang dipakai berbeda.
